Jumat, 06 April 2012

Jurnal Internasional: A Comparison between the Record Height-to-Stem Diameter Allometries of Pachycaulis and Leptocaulis Species.

FORMULIR ULASAN JURNAL

1
JUDUL ARTIKEL
Asli            :  A Comparison between the Record Height-to-Stem Diameter Allometries of Pachycaulis and Leptocaulis Species.
Terjemahan: Sebuah Perbandingan antara Rekam Tinggi-ke Diameter Stem Allometries Pachycaulis dan Leptocaulis Spesies
2
IDENTITAS JURNAL
Nama Jurnal               : Annals of Botany
Nilai Impact Factor     : Impact factor         : 3.388
5-Yr impact factor: 3.884
Tahun Terbit               :Diterima: 29 Juni 2005
Dikembalikan untuk
revisi: 31 Agustus 2005
Diterima: 12 September 2005
Diterbitkan elektronik: 27 Oktober 2005

Diterbitkan media cetak: 2006
Nomor/Volume          : No 1/ Vol. 97
No. Halaman             : 79-83
Kode D.O.I               : 10.1093/aob/mcj002
ISSN                        : Online ISSN: 1095-8290
 Print ISSN: 0305-7364
URL (Link)  &nbrp;            : www.aob.oxfordjournals.org
                                http://www.mediafire.com/view/?cc5cd5tqwh3dhhz
Tipe Jurnal:               : Jurnal Penelitian

3
PENULIS (Authors)
Nama Semua Penulis  : Karl J, Niklas., Edward D. Cobb., dan Thomas Marler.
 Nama Penulis 1           : Niklas Karl J.
Instansi Penulis 1      : Department of Plant Biology, Cornell University, Ithaca, NY 14853, USA

Nama Penulis 2          : Edward D. Cobb
Instansi Penulis 2    : Department of Plant Biology, Cornell University, Ithaca, NY 14853, USA
Nama Penulis 3          : Thomas Marler
Instansi Penulis 3  : College of Natural and Applied Sciences, University of Guam, Mangilao, Guam 96923, USA.
Corresponding Author: E-mail kjn2@cornell.edu
4
JURNAL SERUPA YANG DITULIS OLEH PENULIS PERTAMA
1.      Karl J, Niklas.1999. Research Review A Mechanical Perspective On Foliage Leaf Form And Function. New Phytol.
2.      Karl J, Niklas., And Brian J. Enquist. 2003. An Allometric Model For Seed Plant Reprnduction. Evolutionary Ecology Research.
3.      Karl J, Niklas., And Brian J. Enquist. 2002. Canonical Rules For Plant Organ Biomass Partitioning And Annual Allocation. American Journal Of Botany.   
4.      Karl J, Niklas., Charles A. Price, James F. Gilooly, Andrew P. Allen, And Joshua S. Weitz. 2010. The Metabolic Theory Of Ecology:Prospects And Challenges For Plant Biology. New Phytologist.
5.      Karl J, Niklas., Darleen A. Demason, And Edward D. Cobb. 2008.  G Enetic Effects On The Biomass Partitioning And Growth Of Pisum And Lycopersicon.  American Journal Of Botany.   
6.      Karl J, Niklas., Hendrik Poorter, Peter B. Reich, Jacek Oleksyn,Pieter Poot And Liesje Mommer. 2012. Biomass Allocation To Leaves, Stems And Roots:Meta-Analyses Of Interspecific Variation And Menvironmental Control. New Phytologist.
7.      Karl J, Niklas., Jeremy J. Midgley And Brian J. Enquist. 2003. A General Model For Mass–Growth–Density Relations Across Tree-Dominated Communities. Evolutionary Ecology Research.
5
ABSTRAK JURNAL
Asli:
Background and Aims The interspecific allometry of maximum plant height (H max) with respect to maximum basal stem diameter (Dmax) has been studied for leptocaulis dicot and conifer tree species. In contrast, virtually nothing is known about the interspecific allometry of pachycaulis species. Here, the interspecific allometries for palms, cacti and cycads are reported and compared with those of leptocaulis dicot and conifer tree species to determine whether pachycauly limits Hmax with respect to D max.
Methods Data for each of a total of 1461 pachycaulis and leptocaulis species were gathered from the primary literature. The scaling exponent and the allometric constant of log Hmax vs. log Dmax reduced major axis regression curves (and their respective 95 % confidence intervals) were used to compare the four species groups. The stem slenderness ratio (Hmax/Dmax= Rmax) for each species was also computed to compare interspecific trends in trunk shape.
Key Results and Conclusions Each of the four species groups is allometrically unique, i.e. no single ‘canonical’ maximum plant height to stem diameter allometry exists across all four species groups. Although pachycaulis does not intrinsically limit height, height is nevertheless limited by the size range of basal stem diameter occupied by each species group. Pachycaulis species achieve heights comparable to some leptocaulis species by virtue of very high slenderness ratios attended by an absence or paucity of stem branching. The diversity observed for pachycaulis stem allometries is likely the result of the independent evolutionary origins of this growth habit and the different anatomical strategies used to stiffen stems.
        Terjemahan:
Latar belakang dan Tujuan allometry interspesifik antara tinggi tanaman maksimum (H maks) sehubungan dengan diameter batang maksimum basal (D max) telah dipelajari selama leptocaulis dicot dan jenis pohon konifer. Sebaliknya, hampir tidak ada yang diketahui tentang allometry interspesifik spesies pachycaulis. Di sini, allometries intraspesifik untuk bentuk luar permukaan antara kaktus dan sikas dilaporkan dan dibandingkan dengan leptocaulis dicot dan jenis pohon konifer untuk menentukan apakah pachycauly batas max H terhadap D maks.
Metode Data untuk masing-masing dari total 1461 pachycaulis dan spesies leptocaulis dikumpulkan dari literatur primer. Eksponen scaling dan konstanta alometrik log H maks vs. D max akan mengurangi log kurva regresi sumbu utama (dan interval masing-masing kepercayaan 95%) digunakan untuk membandingkan empat kelompok spesies. Rasio lebar batang (H maks / D max = R max) untuk setiap spesies juga dihitung untuk membandingkan tren interspesifik dalam bentuk batang.
Hasil Kunci dan Kesimpulan Masing-masing dari empat kelompok spesies allometrically unik, yaitu tidak ada satu 'kanonik' tinggi tanaman maksimal untuk membendung allometry diameter ada di semua empat kelompok spesies. Meskipun pachycaulis tidak membatasi intrinsik tinggi, ketinggian ini tetap dibatasi oleh berbagai ukuran diameter batang basal ditempati oleh masing-masing kelompok spesies. Spesies Pachycaulis mencapai ketinggian sebanding dengan beberapa spesies leptocaulis berdasarkan rasio kerampingan sangat tinggi dihadiri oleh tidak adanya atau kurangnya batang bercabang. Keragaman diamati untuk allometries batang pachycaulis kemungkinan hasil dari asal usul evolusi dari kebiasaan pertumbuhan dan strategi anatomis yang berbeda digunakan untuk batang kaku.  
6
ISTILAH PENTING DALAM JURNAL & DEFINISINYA
1.     Allometry Interspesifik: Hubungan Kekerabatan Yang Spesifik.
2.     Dicot: Benih Yang Mempunyai Dua Kotiledon.
3.     Konifer: Tetumbuhan Runjung Atau Pinophyta, Atau Lebih Dikenal Dengan Nama Konifer (Coniferae), Merupakan Sekelompok Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)
4.     Eksponen Scaling: Sifat Korelasi Dari Data.
5.     Evolusi: Perubahan Pada Sifat-Sifat Terwariskan Suatu Populasi Organisme Dari Satu Generasi Ke Generasi Berikutnya. Perubahan-Perubahan Ini Disebabkan Oleh Kombinasi Tiga Proses Utama: Variasi, Reproduksi, Dan Seleksi.
6.     Boimekanik: Ilmu Yang Mempelajari Gerakan Pada Manusia, Yang Dipengaruhi Oleh Sistem Anatomi, Fisiologi, Psikologis, Mekanis Dan Sosiokultural.
7.     Ekologi: Ilmu Yang Mempelajari Interaksi Antara Organisme Dengan Lingkungannya Dan Yang Lainnya.
8.     Propagul: Buah Mangrove Yang Telah Mengalami Perkecambahan
9.     Spesies: Suatu Takson Yang Dipakai Dalam Taksonomi Untuk Menunjuk Pada Satu Atau Beberapa Kelompok Individu (Populasi) Yang Serupa Dan Dapat Saling Membuahi Satu Sama Lain Di Dalam Kelompoknya (Saling Membagi Gen) Namun Tidak Dapat Dengan Anggota Kelompok Yang Lain.
10. Hortikultura: Tanaman Budidaya.
11. Epidermal: Lapisan Terluar Yang Berfungsi Untuk Melindungi Dari Lingkungan Luar.
12. Manoxylik kayu: kayu yang memimiliki parenkim yang tinggi.
13. Anatomi: Cabang Dari Biologi Yang Berhubungan Dengan Struktur Dan Organisasi Dari Makhluk Hidup. Terdapat Juga Anatomi Hewan Atau Zootomi Dan Anatomi Tumbuhan Atau Fitotomi.
14. Ontogeni (Atau Ontogenesis, Morfogenesis) Mendeskripsikan Asal-Usul Dan Perkembangan Organisme Sejak Dari Telur Yang Dibuahi Ke Bentuk Dewasanya.
15. Cycad: Biji Tanaman Biasanya Ditandai Dengan Kokoh Dan Kayu ( Dr Kayu ) Batang Dengan Mahkota Besar, Keras Dan Kaku, Hijau Daun. Mereka Biasanya Memiliki Menyirip Daun. Tanaman individu baik semua jantan atau semua betina (dioecious).
16. Taksonomi: Pengelompokan Suatu Hal Berdasarkan Hierarki (Tingkatan) Tertentu. Di Mana Taksonomi Yang Lebih Tinggi Bersifat Lebih Umum Dan Taksonomi Yang Lebih Rendah Bersifat Lebih Spesifik.
17. Xylem: Jaringan Transport Dari Bagian Batang Tumbuhan Dimana Air, Mineral Terlarut Dari Akar Diangkut Ke Daun-Daun Untuk Fotosintesis Dan Mensuplai Air Yang Hilang Karena Transpirasi.
18. Intrinsik: Unsur-Unsur Pembangun Karya Sastra Yang Dapat Ditemukan Di Dalam Teks Karya Sastra Itu Sendiri.
19. Empulur: Unsur-Unsur Pembangun Karya Sastra Yang Dapat Ditemukan Di Dalam Teks Karya Sastra Itu Sendiri.
20. Modulus Elastisitas: Perbandingan Antara Tegangan Dgn Regangan.
21. Spektrum adalah sebuah keadaan atau harga yang tidak terbatas hanya pada suatu set harga saja tetapi dapat berubah secara tak terbatas di dalam sebuah kontiyu.
22. Bivariat plot: data yang melibatkan dua variabel yang berbeda yang nilainya bisa berubah. Data bivariat berkaitan dengan hubungan antara kedua variable yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan hubungan tersebut.
7
5 POIN INFORMASI TERPENTING DARI HASIL & PEMBAHASAN JURNAL
1.      masing-masing kelompok spesies adalah allometrically unik, yaitu tidak terdapat single 'kanonik' tinggi tanaman maksimal untuk membendung allometry diameter di semua empat kelompok spesies.
2.      spesies dengan kebiasaan pertumbuhan intrinsik pachycaulis tidak terbatas pada ketinggian dibandingkan dengan rekan-rekan leptocaulis yang berdiameter batang setara.
3.      pachycaulis ketinggian ini tetap terbatas dalam hal berbagai ukuran (diameter batang) yang ditempati oleh masing-masing kelompok spesies.
4.      keragaman allometries batang pachycaulis konsisten dengan asal usul evolusi independen dari kebiasaan pertumbuhan dan perbedaan phyletic di jaringan utama yang digunakan untuk mekanis dukungan batang
5.      Dalam keadaan apapun, data ini jelas menunjukkan bahwa spesies pachycaulis terwujud lebih dari satu alometrik Kecenderungan tersebut menyatakan bahwa tidak ada satu 'definitif' scaling fungsi ada untuk  menggambarkan hubungan antara ketinggian maksimum dan batang berdiameter basal di semua spesies berbagi ini pertumbuhan.
8
3 PUSTAKA DALAM ARTIKEL YANG PALING SERING DIRUJUK
1.      Bierhorst, Dw. 1971. Morphology Of Vascular Plants. New York, Ny: Macmillan
2.      Mcmahon, Ta. 1973. The Mechanical Design Of Trees. Science 233:92–102.
3.      Stevenson, Dw. (Ed.) 1990. The Biology, Structure, And Systematics Of The Cycadales. New York, Ny: Memoirs Of The New York Botanical Garden No. 57.
9
BUKU TEKS &/ EBOOK YANG TERKAIT DENGAN TOPIK/JUDUL ARTIKEL
Backeberg, Charles B., 2010. An Introduction to Plant Structure and Development: Plant Anatomy for the Twenty-First Century Second Edition. Cambridge, New York: Cambridge University Press; 1, 2-6.
Dowe, John Leslie. 2010. Australian Palms: Biogeography, Ecology and Systematics. Australian: Csiro Publishing; 4, 31-50.
Henderson, A. 2002. Evolution And Ecology Of Palms. New York, Ny: New York Botanical Garden Press; 25, 297-322.
Taylor, Thomas N., Edith L. Taylor, and Michael Krings. 2009. Paleobotany: the biology and evolution of fossil plants. Jamestown Road, London, UK: Academic Press; 7, 201-222.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar